Rabu, 27 Februari 2019

Berita Bohong atau Hoaks

bohong atau hoaksBerita palsu atau berita bohong atau Hoaks (bahasa Inggris : hoax) menurut Wikipedia adalah informasi yang sesungguhnya tidak benar, tetapi dibuat seolah-olah benar adanya. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI Online) bohong memiliki arti (1) tidak sesuai dengan hal (keadaan dan sebagainya) yang sebenarnya, (2) bukan yang sebenarnya; palsu.  

Berita bohong yang dalam media online lebih dikenal dengan sebutan hoaks tidak hanya dalam bentuk tulisan, namun juga bisa berupa foto dan video yang telah diedit atau bahkan melakukan rekayasa foto atau video yang terlihat seakan asli dan nyata. 

Berkembangnya dunia teknologi tidak hanya berdampak positif tapi juga membawa sisi negatif, dimana masyarakat memiliki akses sebebas-bebasnya di media sosial online. Kebebasan tersebut seringkali disalah-gunakan untuk menyebarkan berita bohong atau hoaks untuk kepentingan pribadi atau golongan yang bertujuan untuk menggiring opini masyarakat yang mengarah kepada pembodohan atau kebencian kepada individu atau kelompok tertentu dan ironisnya berita tersebut akan sangat cepat menyebar dan menjadi viral, karena masih banyak masyarakat yang mudah percaya dengan sesuatu yang belum tentu benar.

Di tahun politik dalam masa pemilu ini ada beberapa berita bohong atau hoaks yang sempat menghebohkan publik, diantaranya adalah ditangkapnya tiga orang wanita terkait video yang viral di media sosial. Dalam video yang beredar, mereka mencoba meyakinkan warga setempat apabila pasangan Jokowi - Ma’ruf Amin memenangkan pilpres maka mereka akan melarang azan dan memperbolehkan perkawinan sejenis. Sebelumnya timbul hoaks yang tidak kalah menghebohkan,  ketika Ratna Sarumpaet, seorang aktivis wanita  mengaku dirinya dianiaya oleh orang tak dikenal hingga wajahnya babak belur, berita ini tentu saja sangat menghebohkan mengingat Ratna Sarumpaet adalah tim kampanye dari paslon capres/cawapres 02, bahkan kejadian itu menyebabkan capres Prabowo Subianto menggelar konferensi pers. Ternyata kemudian, berdasarkan hasil penyelidikan diketahui bahwa wajah Ratna Sarumpaet yang babak belur bukan karena dianiaya tetapi akibat operasi plastik.

bohong atau hoaks


Belajar kejadian diatas, dimana berita bohong atau hoaks tidak saja membawa dampak yang merugikan bagi keutuhan keharmonisan hidup bermasyarakat tapi juga dapat merusak tatanan kehidupan berpolitik yang santun. Dan harus diakui bahwa ternyata undang undang ITE saja tidak cukup kuat untuk mencegah terjadinya hoaks, perlu peran aktif dari instansi terkait untuk secara aktif mensosialisasikan kepada seluruh lapisan masyarakat akan bahaya dari berita bohong atau hoaks dan mendorong masyarakat agar membiasakan diri tidak menyebar sesuatu yang belum diketahui kebenarannya.

Keluaran 23 : 1 : "Janganlah engkau menyebarkan kabar bohong; janganlah engkau membantu orang yang bersalah dengan menjadi saksi yang tidak benar”

0 komentar

Posting Komentar

terima-kasih sudah berkunjung