Senin, 06 Januari 2020

Dialog Kebangsaan Menjadi Sahabat Bagi Semua

dialog kebangsaan, lingkungan sisilia, sisiliaBertempat di Aula Paroki, Minggu 05 Januari 2020, Paroki Fransiskus Xaverius Tanjung Priok menggelar Dialog Kebangsaan dengan tema “Menjadi Sahabat Bagi Semua”. Kegiatan tersebut boleh dibilang istimewa, sebab tidak hanya dihadiri oleh umat Paroki Tanjung Priok, khususnya para pengurus Lingkungan dan Wilayah, melainkan juga perwakilan dari umat Muslim, Protestan, Budha dan Hindu.

Dialog Kebangsaan menghadirkan 4 narasumber, yaitu Ketua DPW Forum RT/RW se-Jakarta Utara Bpk. H. Suaib, SH, Ketua DPD WALUBI DKI Jakarta Pdt. Liem Wira Wijaya, ketua Peradah DKI Jakarta, Bpk Novri dan Pastor Kepala Paroki FX Tanjung Priok, Romo Stephanus Tri Sunaring W, CM dan bertindak sebagai moderator sdri. Maria Ginting.

dialog kebangsaan, sahabat bagi semua, sisilia, lingkungan sisilia
Peserta Dialog Kebangsaan

Dialog yang berlangsung selama kurang lebih dua jam diawali dengan sambutan yang disampaikan oleh Romo Stephanus Tri Sunaring W, CM dan dilanjutkan penayangan video perihal materi dialog. Pemaparan dari para narasumber dimulai dari bpk. Novri yang menekankan perlunya penggunaan medsos secara bijak terutama bagi kaum milenial, tidak mudah terprovokasi dengan berita hoax. Sementara itu Romo Stephanus Tri Sunaring W, CM mengungkapkan perlunya menjaga dan merawat hubungan persaudaraan ditengah masyarakat dan mampu bersikap adil. Keadilan yang tidak diartikan sebatas sama rata atau sama rasa akan tetapi keadilan yang berdasarkan kasih dan kerelaan untuk mau berbagi kepada yang membutuhkan. Ditambahkan pula oleh H. Suaib bahwa keadilan juga dikaitkan dengan tugas dan tanggung-jawab dan beliau juga mengajak kita semua untuk menjaga persatuan dan kesatuan. Pdt. Liem Wira Wijaya, pada kesempatan ini mengingatkan pentingnya membina hubungan lintas agama melalui komunikasi intens baik dengan berdialog, saling mengunjungi ataupun membangun kerja-sama budaya, seni dan olahraga.

Dialog Kebangsaan semakin menarik ketika sdri. Maria Ginting yang bertindak sebagai moderator memberikan kesempatan tanya jawab yang disambut antusias oleh para peserta.

Acara Dialog Kebangsaan ditutup dengan pemberian cindera mata kepada para nara sumber dilanjutkan makan siang bersama.

Semoga Dialog Kebangsaan ini bermanfaat bagi kita semua dan memberikan pemahaman akan pentingnya membangun kebersamaan dalam keaneka-ragaman, menjadi sabahat bagi semua dalam bingkai Bhineka Tunggal Ika.

0 komentar

Posting Komentar

terima-kasih sudah berkunjung